Salah Satu Perbedaan Antara Koloid dan Suspensi Adalah

Posted on

Koloid dan suspensi adalah dua jenis campuran heterogen yang terdiri dari partikel-partikel yang terdispersi dalam medium. Namun, meskipun keduanya tampak serupa, ada beberapa perbedaan yang signifikan antara koloid dan suspensi.

Definisi Koloid

Koloid adalah campuran heterogen yang terdiri dari partikel-partikel yang sangat kecil, biasanya dengan ukuran 1-100 nanometer, yang terdispersi dalam medium. Partikel-partikel ini tidak dapat dilihat dengan mata telanjang dan tidak akan terendapkan oleh gravitasi. Sebagai contoh, susu adalah koloid yang terdiri dari partikel-partikel lemak yang terdispersi dalam air.

Definisi Suspensi

Suspensi adalah campuran heterogen yang terdiri dari partikel-partikel yang lebih besar, biasanya dengan ukuran lebih dari 100 nanometer, yang terdispersi dalam medium. Partikel-partikel ini dapat dilihat dengan mata telanjang dan akan terendapkan oleh gravitasi. Sebagai contoh, pasir dalam air adalah suspensi.

Perbedaan Ukuran Partikel

Salah satu perbedaan utama antara koloid dan suspensi adalah ukuran partikel. Koloid memiliki partikel-partikel yang sangat kecil, sedangkan suspensi memiliki partikel-partikel yang lebih besar. Karena ukuran partikel yang sangat kecil pada koloid, partikel-partikel tersebut tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.

Pos Terkait:  Perbedaan Go dan Went

Perbedaan Visibilitas

Karena partikel-partikel pada koloid terlalu kecil untuk dilihat, koloid tampak homogen atau seragam. Sementara itu, suspensi tampak heterogen atau tidak seragam karena partikel-partikelnya dapat dilihat dengan mata telanjang.

Perbedaan Terendapkan

Partikel-partikel pada suspensi akan terendapkan oleh gravitasi dalam waktu yang cukup lama, sedangkan partikel-partikel pada koloid tidak akan terendapkan karena ukurannya yang sangat kecil dan memiliki muatan listrik yang stabil.

Perbedaan Kejernihan

Koloid biasanya transparan atau kejernihan, sedangkan suspensi cenderung keruh. Hal ini disebabkan oleh ukuran partikel yang lebih besar pada suspensi dan partikel-partikel tersebut dapat menyerap cahaya, sehingga cahaya tidak dapat melewati campuran dengan bebas.

Perbedaan Stabilitas

Koloid lebih stabil daripada suspensi karena partikel-partikel pada koloid memiliki muatan listrik yang stabil. Muatan listrik ini mencegah partikel-partikel untuk saling melekat dan membentuk partikel yang lebih besar. Sementara itu, partikel-partikel pada suspensi tidak memiliki muatan listrik yang stabil dan dapat saling melekat, sehingga lebih mudah pecah dan terendapkan.

Perbedaan Sifat Fisika

Koloid memiliki sifat fisika yang unik karena partikel-partikelnya sangat kecil. Beberapa sifat fisika koloid termasuk efek Tyndall, elektroforesis, dan osmosis terbalik. Sementara itu, suspensi tidak memiliki sifat fisika yang unik karena partikel-partikelnya lebih besar.

Pos Terkait:  5 OST Anime Terbaik yang Dinyanyikan oleh LiSA, Tak Hanya

Efek Tyndall

Efek Tyndall adalah efek cahaya yang terjadi ketika cahaya dilewatkan melalui koloid. Partikel-partikel kecil pada koloid akan menyebarkan cahaya dan membuat koloid tampak bercahaya. Efek ini tidak terjadi pada suspensi karena partikel-partikelnya terlalu besar untuk menyebarkan cahaya.

Elektroforesis

Elektroforesis adalah gerakan partikel-partikel pada koloid yang diinduksi oleh medan listrik. Partikel-partikel pada koloid memiliki muatan listrik dan dapat digerakkan oleh medan listrik. Sementara itu, suspensi tidak memiliki muatan listrik yang stabil, sehingga tidak dapat digerakkan oleh medan listrik.

Osmosis Terbalik

Osmosis terbalik adalah proses di mana pelarut pada koloid bergerak melalui membran semipermeabel dari larutan yang kurang terkonsentrasi ke larutan yang lebih terkonsentrasi. Karena partikel-partikel pada koloid sangat kecil, pelarut dapat melewati membran semipermeabel dan mencapai larutan yang lebih terkonsentrasi. Sementara itu, suspensi memiliki partikel-partikel yang lebih besar, sehingga pelarut tidak dapat melewati membran semipermeabel dengan mudah.

Kesimpulan

Kesimpulannya, perbedaan utama antara koloid dan suspensi adalah ukuran partikel, visibilitas, terendapkan, kejernihan, stabilitas, sifat fisika, efek Tyndall, elektroforesis, dan osmosis terbalik. Koloid memiliki partikel-partikel yang sangat kecil, tidak dapat dilihat dengan mata telanjang, dan tidak akan terendapkan oleh gravitasi. Sementara itu, suspensi memiliki partikel-partikel yang lebih besar, dapat dilihat dengan mata telanjang, dan akan terendapkan oleh gravitasi. Selain itu, koloid lebih stabil dan memiliki sifat fisika yang unik karena partikel-partikelnya sangat kecil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *