Minggu, 19 Juli 2020

Syair Nasehat Mengenang Jasa Ibu


لِأُمِّك حَقٌّ لَوْ عَلِمْتَ كَبِيرُ
۞        كَثِيْرُك يَا هَذَا لَدَيْهِ يَسِيْرُ
Bagi ibumu itu punya haq, jika  kamu mengerti besar sekali 
۞ Segala balas budimu yang banyak sangat kecil dibandingakan jasa ibumu.

فَكَمْ لَيْلَةٍ بَاتَتْ بِثِقَلِكَ تَشْتَكِي       
۞        لَهَا مِنْ جُوَاهَا أَنَّةٌ وَزَفِيْرُ
Beberapa malam ibumu tidak bias tidur karena kesakitan berat mengandungmu ia pun mengaduh 
۞ Dan rongga mulutnya keluar rintihan dan tangisan ter isak-isak

وَفِي الْوَضْعِ لَوْ تَدْرِي عَلَيْهَا مَشَقَّةٌ      
۞        فَمِنْ غُصَصٍ مِنْهَا الْفُؤَادُ يَطِيرُ
Jika engkau mengerti, dalam melahirkanmu, ibumu sangat berat sekali 
۞ Karena sulitnya dalam melahirkan, hati serasa melayang.

وَكَمْ غَسَلَتْ عَنْكَ الْأَذَى بِيَمِيْنِهَا       
۞         وَمَا حِجْرُهَا إلَّا لَدَيْكَ سَرِيْرُ
Betapa seringnya ibumu membersihkan kotoranmu dengan tangan kanannya 
۞ Dan pangkauan ibumu `tiada lain menjadi tempat tidurmu

وَتُفْدِيْكَ مِمَّا تَشْتَكِيْهِ بِنَفْسِهَا             
۞          وَمِنْ ثَدْيِهَا شُرْبٌ لَدَيْكَ نَمِيْرُ
Dan ibumu telah menebusmu dengan segala kesakitan dirinya 
۞ Dan dari susu ibumu mengalir minuman segar bagimu

وَكَمْ مَرَّةٍ جَاعَتْ وَأَعْطَتْكَ قُوتَهَا       
۞        حُنُوًّا وَإِشْفَاقًا وَأَنْتَ صَغِيْرُ
Betapa seringnya ibumu menahan lapar namun tetap memberikan makan kepadamu 
۞ Karena rasa kasih sayang dan kekhawatiranya ketika engkau masih kecil

فَآهًا لِذِي عَقْلٍ وَيَتَّبِعُ الْهَوَى             
۞          وَآهًا لِأَعْمَى الْقَلْبِ وَهُوَ بَصِيْرُ
Alangkah hinanya bagi orang yang berakal, sedangkan matanya melihat 
۞ Alangkah hinanya bagi orang yang buta hatinya sedangkan matanya melihat

فَدُونَكَ فَارْغَبْ فِي عَمِيْمِ دُعَائِهَا        
۞          فَأَنْتَ لِمَا تَدْعُوْ إلَيْهِ فَقِيْرُ .نَعَمْ
Senangkanlah dirimu yang selalu ada do'a ibumu. 
۞ Sedangkan engkau selalu membutuhkan do'a ibu.

                       في الكتاب : الزواجر عن اقتراف الكبائر ج ٢ ص ٤٠١


EmoticonEmoticon