Perbedaan Phonetic dan Phonology

Posted on

Phonetic dan phonology adalah dua konsep yang sering dibahas dalam ilmu linguistik. Namun, banyak orang yang masih bingung tentang perbedaan keduanya. Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan antara phonetic dan phonology.

Pengertian Phonetic

Phonetic adalah cabang ilmu linguistik yang mempelajari bunyi-bunyi dalam bahasa. Dalam studi phonetic, kita mempelajari bagaimana suara dibentuk oleh organ-organ dalam tubuh kita. Selain itu, kita juga mempelajari perbedaan antara suara yang dihasilkan oleh manusia dalam berbagai bahasa.

Dalam studi phonetic, kita menggunakan simbol-simbol atau alfabet fonetik untuk merepresentasikan bunyi-bunyi dalam bahasa. Simbol-simbol tersebut disebut fonem. Setiap fonem memiliki arti yang berbeda dalam bahasa. Contohnya, fonem /p/ dalam bahasa Indonesia memiliki arti yang berbeda dengan fonem /p/ dalam bahasa Inggris.

Pengertian Phonology

Phonology adalah cabang ilmu linguistik yang mempelajari sistem bunyi dalam suatu bahasa. Dalam studi phonology, kita mempelajari bagaimana bunyi-bunyi dalam bahasa saling berinteraksi dan membentuk sistem bunyi yang utuh.

Dalam studi phonology, kita menggunakan konsep seperti fonem, alofon, dan aturan fonologis. Fonem adalah unit bunyi terkecil dalam bahasa yang memiliki arti. Alofon adalah variasi fonem yang muncul dalam berbagai konteks fonologis. Aturan fonologis adalah pola-pola yang mengatur bagaimana bunyi-bunyi dalam bahasa saling berinteraksi.

Pos Terkait:  10 Meme Upin Ipin yang Kocak Abis, Pelepas Stres

Perbedaan Antara Phonetic dan Phonology

Phonetic dan phonology memiliki perbedaan yang cukup mendasar. Phonetic mempelajari bunyi-bunyi dalam bahasa secara individual, sedangkan phonology mempelajari sistem bunyi dalam bahasa secara keseluruhan.

Phonetic lebih fokus pada bagaimana bunyi-bunyi dalam bahasa dihasilkan oleh organ-organ dalam tubuh kita. Sedangkan phonology lebih fokus pada bagaimana bunyi-bunyi dalam bahasa saling berinteraksi dan membentuk sistem bunyi yang utuh.

Contohnya, dalam studi phonetic kita mempelajari bagaimana bunyi /p/ dihasilkan oleh bibir dan dua gigi depan. Sedangkan dalam studi phonology, kita mempelajari bagaimana bunyi /p/ berinteraksi dengan bunyi-bunyi lain dalam bahasa dan membentuk sistem bunyi yang utuh.

Kesimpulan

Dalam ilmu linguistik, Phonetic dan Phonology adalah dua konsep yang penting. Phonetic mempelajari bunyi-bunyi dalam bahasa secara individual, sedangkan phonology mempelajari sistem bunyi dalam bahasa secara keseluruhan. Keduanya saling berkaitan dan membentuk dasar dalam mempelajari bahasa secara mendalam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *