Canda Nabi SAW Kepada Anak Perempuan // Ummu Khalid – Canda Nabi SAW

Posted on

Canda Nabi SAW Kepada Anak Perempuan

Canda Nabi SAW Kepada Anak Perempuan // Ummu Khalid - Canda Nabi SAW

Dari Ummu Khalid binti Khalid bin Sa’id r.a., ia menceritakan:”Aku datang bersam ayahku menemui Rasulullah SAW dengan mengenakan gamis berwarna kuning. Lalu beliau berkomentar: ((سنه سنه)) sanah!, sanah!” 
–Abdullah, salah seorang perawi hadist ini, menyelingi: “Kata sanah dalam bahasa Habsyi berarti bagus,”- Ummu Khalid melanjutkan: “Lantas aku bermain-main dengan khatamun nubuwwah(tanda kenabian yang ada di pundak Rasulullah saw), dan tiba-tiba ayahku menghardikku. Namun beliau berseru kepada ayahku: “Biarkanlah dia.” Kemudian rasulullah saw mendoakanku:
أبْلِيْ وَأَخْلِقِيْ ثُمَّ أبْلِيْ وَأَخْلِقِيْ أبْلِيْ وَأَخْلِقِيْ
Semoga kamu panjang umur, semoga kamu panjang umur, semoga kamu panjang umur.”

Abdullah menambahkan: “Maka Ummu Khalid di beri umur panjang, bahkan perawi hadist ini menegaskan bahwa sahabat itu hidup dalam waktu yang lama”.

            Ibnu baththal r.a. menerangkan: “Kandungan hokum fiqih dalam hadist ini antara lain bolehnya laki-laki dewasa bersentuhan kulit serta bercanda dengan anak perempuan yang masih kecil yang belum memiliki daya tarik seksual, meskipun dia bukan mahramnya. Sebab, Ummu Khalid yang kala itu masih kecil bermain-main dengan tanda kenabian yang ada di tubuh Nabi saw. Anak ini menyentuh kulit Nabi saw, begitu pula sebaliknya, bahkan beliau menciumnya. 

Andaikata perbuatan Ummu Khalid tersebut di haramkan, niscaya Nabi saw melarangnya berbuat demikian; sebagaimana beliau melarang al-Hasan bin Ali yang masih kecil memakan sebutir kurma yang di temukannya di tanah. Nabi khawatir buah itu termasuk kurma sedekah yang diharamkan atas diri beliau dan keluarganya.”
           

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *