Canda Nabi Muhammad SAW Kepada Saiyidina Ali bin Abi Thalib r.a

Posted on

Canda Nabi Muhammad SAW Kepada Saiyidina Ali bin Abi Thalib r.a

   Dalam ash-shihihaindi sebutkan sebuah hadist dari Sahal bin Sa’ad r.a; ia menceritakan bahwa suatu ketika Rasulullah datang ke rumah Fatimah putrinya, namun beliau tidak mendapati Ali bin Abi Thalib di rumahnya. 
Canda Nabi Muhammad SAW Kepada Saiyidina Ali bin Abi Thalib r.a

  Maka beliau bertanya kepada Fatimah: “Kemana anak pamanmu?” Fatimah menjawab: “kami bertengkar sehingga dia marah terhadapku, lantas dia pergi dan tidak tidur siang bersamaku.” Kemudian Rasulullah saw berseru kepada salah seorang sahabat: “Carilah dimana dia berada!” selang beberapa waktu, sahabat itu kembali dan memberitahukan: “Wahai Rasulullah, dia (Ali) sedang tidur di dalam masjid. “Rasulullah pun segera pergi kesana. 

  Kala itu Ali sedang berbaring miring dan kain rida’ nya jatuh dari sisi tubuhnya, sehingga tanah melumuri tubuhnya. Lalu, Rasulullah saw mengusap tubuh Ali sambil berkata:
قُمْ أَبَا التًرَابِ: قُمْ أَبَا التًرَابِ
“Bangunlah, hai Abu Turab (orang yang berlumur debu), bangunlah, hai Abu Turab!”

  Al-Hafidz Ibnu Hajar r.a menjelaskan: “Hadist Sahal ini mengandung sejumlah penjelasan penting, di antaranya boleh tidur siang di masjid; boleh mencandai orang yang marah dengan perkataan dan/ atau perbuatan yang dapat menenangkan emosinya; boleh memberi kun-yah kepada seseorang dengan selain nama anaknya atau memberi kun-yah yang lain kepada orang yang memiliki kun-yah ; dan boleh memberi laqab (julukan) dalam bentuk kun-yah kepada orang yang bisa di pastikan bersedia menerimanya. Dalam kitab al-adab(salah satu judul bab dari kitab shahih bukhori) disebutkan bahwa Ali  senang ketika di panggil dengan kun-yahAbu Turab. Dalam hadist ini terkandung pula ajaran untuk menarik simpati menantu dan meredakan kemarahannya.

baca juga:pembagian hukum canda menurut syariat agama islam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *