Cara untuk Membuat Resume Menggunakan Microsoft Word

Posted on

Resume merupakan salah satu dokumen penting yang dibutuhkan saat mencari pekerjaan. Resume atau yang juga dikenal sebagai daftar riwayat hidup ini berisi informasi tentang pengalaman kerja, pendidikan, dan keterampilan yang dimiliki oleh seorang pelamar. Untuk membuat resume yang profesional, Microsoft Word adalah salah satu aplikasi yang bisa digunakan.

1. Mulai dengan Membuat Dokumen Baru

Langkah pertama dalam membuat resume menggunakan Microsoft Word adalah dengan membuka aplikasi dan membuat dokumen baru. Untuk melakukannya, klik tombol “File” di pojok kiri atas, lalu pilih “New”. Pilih “Blank document” atau “Resume assistant” jika tersedia.

2. Pilih Tema atau Desain yang Sesuai

Setelah membuat dokumen baru, langkah selanjutnya adalah memilih tema atau desain yang sesuai dengan kepribadian dan profesi yang Anda geluti. Microsoft Word menyediakan berbagai macam template yang bisa dipilih, mulai dari yang sederhana hingga yang lebih kompleks.

3. Buat Heading dengan Nama dan Informasi Kontak

Setelah memilih tema atau desain yang sesuai, selanjutnya adalah membuat heading dengan menuliskan nama dan informasi kontak. Letakkan heading di bagian paling atas dokumen resume.

Pos Terkait:  Cara Membuat Bot Line: Panduan Lengkap

4. Buat Ringkasan atau Objective Statement

Setelah membuat heading, buat ringkasan atau objective statement yang menjelaskan tujuan Anda dalam mencari pekerjaan. Ringkasan ini bisa berupa kalimat singkat yang menggambarkan pengalaman kerja dan keterampilan yang dimiliki.

5. Jelaskan Pengalaman Kerja

Setelah membuat ringkasan, langkah selanjutnya adalah menjelaskan pengalaman kerja yang dimiliki. Tuliskan nama perusahaan, posisi, dan tanggung jawab yang diemban selama bekerja di perusahaan tersebut.

6. Jelaskan Pendidikan yang Dimiliki

Selain pengalaman kerja, pendidikan juga menjadi faktor penting dalam membuat resume. Jelaskan pendidikan yang dimiliki, mulai dari jenjang pendidikan, nama institusi, jurusan, dan tahun lulus.

7. Tambahkan Keterampilan yang Dimiliki

Selanjutnya, tambahkan keterampilan yang dimiliki, baik keterampilan teknis maupun non-teknis. Keterampilan teknis misalnya bahasa pemrograman, desain grafis, atau pengelolaan database. Keterampilan non-teknis misalnya kepemimpinan, keterampilan komunikasi, atau kemampuan bekerja dalam tim.

8. Tambahkan Sertifikat atau Penghargaan yang Dimiliki

Jika Anda memiliki sertifikat atau penghargaan yang relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar, jangan lupa untuk mencantumkannya di resume. Sertifikat atau penghargaan ini bisa menjadi nilai tambah bagi pelamar di mata pihak perusahaan.

9. Gunakan Huruf yang Mudah Dibaca

Agar resume lebih mudah dibaca dan dipahami, gunakan jenis huruf yang mudah dibaca seperti Arial, Times New Roman, atau Calibri. Hindari menggunakan jenis huruf yang terlalu unik atau sulit dibaca.

10. Gunakan Ukuran Huruf yang Sesuai

Ukuran huruf juga menjadi faktor penting dalam membuat resume. Gunakan ukuran huruf yang sesuai, jangan terlalu kecil atau terlalu besar. Ukuran huruf yang umum digunakan dalam resume adalah antara 10-12.

11. Gunakan Spasi yang Sesuai

Gunakan spasi yang sesuai antara setiap bagian resume agar lebih mudah dibaca dan tidak terlihat terlalu padat. Spasi yang umum digunakan adalah antara 1.15-1.5.

12. Buat Resume Secara Kronologis

Ada dua jenis resume yang umum digunakan, yaitu resume fungsional dan resume kronologis. Untuk membuat resume yang lebih mudah dipahami, disarankan untuk membuat resume secara kronologis, yaitu mengikuti urutan waktu pengalaman kerja dan pendidikan.

Pos Terkait:  Perbedaan Jam Makassar dan Jakarta

13. Gunakan Kalimat yang Singkat dan Jelas

Gunakan kalimat yang singkat dan jelas dalam menjelaskan pengalaman kerja, pendidikan, dan keterampilan yang dimiliki. Hindari menggunakan kalimat yang terlalu panjang dan rumit.

14. Gunakan Tenses yang Sesuai

Gunakan tenses yang sesuai dalam menjelaskan pengalaman kerja. Jika pengalaman kerja masih berlangsung, gunakan present tense. Jika sudah berakhir, gunakan past tense.

15. Buat Resume dengan Format PDF

Jika sudah selesai membuat resume, simpan dokumen dalam format PDF agar lebih mudah dibuka dan dipahami oleh pihak perusahaan. Format PDF juga mempertahankan tampilan resume yang telah dibuat.

16. Edit dan Perbaiki Kesalahan

Sebelum mengirimkan resume, pastikan untuk mengedit dan memperbaiki kesalahan yang ada. Cek ejaan, tata bahasa, dan format yang digunakan agar resume terlihat profesional.

17. Gunakan Kata Kunci yang Relevan

Gunakan kata kunci yang relevan dengan posisi yang Anda lamar agar lebih mudah ditemukan oleh pihak perusahaan. Kata kunci ini bisa berupa keterampilan, posisi, atau industri yang Anda geluti.

18. Buat Resume yang Sesuai dengan Posisi yang Dilamar

Setiap posisi yang dilamar memiliki persyaratan dan kebutuhan yang berbeda-beda. Buat resume yang sesuai dengan posisi yang dilamar agar lebih relevan dan menarik perhatian pihak perusahaan.

19. Jangan Mengganti-ganti Format Resume

Jangan mengganti-ganti format resume terlalu sering. Gunakan satu format yang konsisten dan mudah dipahami agar tidak membingungkan pihak perusahaan.

20. Buat Resume yang Mudah Dibaca

Buat resume yang mudah dibaca dan dipahami oleh pihak perusahaan. Hindari menggunakan format atau desain yang terlalu rumit atau sulit dipahami.

21. Jangan Terlalu Panjang

Jangan membuat resume terlalu panjang. Resume yang ideal adalah antara 1-2 halaman saja. Jika terlalu panjang, pihak perusahaan mungkin akan kehilangan minat untuk membaca seluruhnya.

22. Gunakan Bullet Point

Gunakan bullet point untuk menjelaskan pengalaman kerja dan keterampilan yang dimiliki. Bullet point membuat resume lebih mudah dibaca dan dipahami.

23. Jangan Menyertakan Informasi yang Tidak Penting

Jangan menyertakan informasi yang tidak penting atau tidak relevan dengan posisi yang Anda lamar. Informasi yang tidak penting hanya akan memperpanjang resume dan membuat pihak perusahaan kehilangan minat untuk membaca seluruhnya.

Pos Terkait:  Apakah Blackpink Hiatus? Alasan dan Dampaknya pada Fans

24. Tanyakan Pendapat Teman atau Keluarga

Sebelum mengirimkan resume, tanyakan pendapat teman atau keluarga mengenai resume yang telah dibuat. Mereka bisa memberikan masukan dan saran yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas resume Anda.

25. Buat Resume yang Menarik

Buat resume yang menarik dan berbeda dari yang lain. Resume yang menarik akan lebih mudah dikenali oleh pihak perusahaan dan meningkatkan peluang untuk dipanggil interview.

26. Jangan Menyertakan Foto

Jangan menyertakan foto dalam resume kecuali diminta oleh pihak perusahaan. Foto hanya akan memperbesar ukuran file dan tidak relevan dengan kualifikasi dan pengalaman kerja yang Anda miliki.

27. Gunakan Bahasa yang Formal

Gunakan bahasa yang formal dan sopan dalam membuat resume. Hindari menggunakan bahasa gaul atau slang yang tidak sesuai dengan konteks.

28. Sertakan Contoh Pekerjaan yang Telah Dilakukan

Jika memungkinkan, sertakan contoh pekerjaan yang telah dilakukan dalam bentuk portfolio atau link ke website yang Anda miliki. Contoh pekerjaan ini bisa menjadi bukti bahwa Anda memiliki keterampilan dan pengalaman yang dibutuhkan oleh pihak perusahaan.

29. Periksa Kembali Sebelum Mengirimkan

Sebelum mengirimkan resume, periksa kembali semua informasi yang telah dicantumkan. Pastikan tidak ada kesalahan atau informasi yang kurang lengkap.

30. Buat Resume yang Terbaik

Terakhir, buat resume yang terbaik dan paling menarik untuk memperoleh peluang terbaik dalam mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Buatlah resume yang mencerminkan kualifikasi, pengalaman, dan kepribadian Anda dengan baik.

Kesimpulan

Membuat resume menggunakan Microsoft Word tidak sulit asalkan Anda mengikuti langkah-langkah yang telah dijelaskan di atas. Buat resume yang terbaik dan relevan dengan posisi yang Anda lamar agar lebih menarik perhatian pihak perusahaan. Periksa kembali resume sebelum mengirimkan untuk memastikan tidak ada kesalahan atau informasi yang kurang lengkap. Selamat mencoba!