Caramantap

Apakah Puasa Nazar Bisa Dicicil?

×

Apakah Puasa Nazar Bisa Dicicil?

Share this article

Puasa nazar merupakan salah satu jenis puasa sunnah yang dilakukan oleh umat Islam. Puasa ini dilakukan sebagai bentuk syukur atas nikmat yang diterima atau sebagai wujud permohonan agar keinginan yang diinginkan dapat tercapai. Namun, ada kalanya seseorang tidak mampu untuk melaksanakan puasa nazar dalam waktu yang telah ditentukan. Apakah puasa nazar bisa dicicil? Simak penjelasannya di bawah ini.

Apa itu Puasa Nazar?

Puasa nazar adalah puasa yang dilakukan sebagai wujud pengorbanan dan syukur atas nikmat yang telah diterima atau sebagai wujud permohonan kepada Allah SWT agar keinginan yang diinginkan dapat tercapai. Puasa ini termasuk dalam jenis puasa sunnah yang dapat dilakukan oleh umat Islam.

Kapan Puasa Nazar Dilakukan?

Puasa nazar dapat dilakukan kapan saja, baik di bulan Ramadhan maupun di luar bulan Ramadhan. Puasa nazar dapat dilaksanakan selama satu hari, tiga hari, tujuh hari, sepuluh hari, atau bahkan lebih.

Apakah Puasa Nazar Bisa Dicicil?

Apabila seseorang tidak mampu untuk melaksanakan puasa nazar dalam waktu yang telah ditentukan, maka ia dapat mencicil puasa tersebut. Namun, cicilan puasa nazar harus dilaksanakan sebelum melakukan puasa sunnah atau puasa wajib lainnya. Selain itu, cicilan puasa nazar harus dilaksanakan secara berturut-turut hingga selesai.

Pos Terkait:  Perbedaan Novena Tiga Salam Maria dan Hati Kudus Yesus

Bagaimana Cara Mencicil Puasa Nazar?

Untuk mencicil puasa nazar, seseorang harus menghitung jumlah hari puasa yang belum dilaksanakan. Kemudian, jumlah hari tersebut harus dicicil secara berturut-turut hingga selesai. Sebagai contoh, seseorang yang ingin mencicil puasa nazar tujuh hari harus melaksanakan puasa nazar satu hari terlebih dahulu, kemudian dua hari, tiga hari, dan seterusnya hingga selesai.

Apa Sanksi Bagi Yang Tidak Melaksanakan Puasa Nazar?

Bagi seseorang yang tidak melaksanakan puasa nazar tanpa alasan yang dibenarkan, maka ia harus membayar kafarat. Kafarat yang harus dibayar adalah memberi makan satu orang fakir miskin atau memberi makan sepuluh orang miskin. Namun, apabila seseorang tidak melaksanakan puasa nazar karena alasan tertentu seperti sakit atau dalam keadaan musafir, maka ia tidak perlu membayar kafarat.

Apa Keutamaan Melaksanakan Puasa Nazar?

Ada beberapa keutamaan yang dapat diperoleh oleh seseorang yang melaksanakan puasa nazar. Keutamaan tersebut antara lain:

  1. Mendapatkan pahala dari Allah SWT
  2. Menjaga diri dari perbuatan yang tidak baik
  3. Menjaga diri dari godaan syahwat
  4. Menjalin hubungan yang lebih baik dengan Allah SWT

Kesimpulan

Secara umum, puasa nazar merupakan salah satu jenis puasa sunnah yang dapat dilakukan oleh umat Islam. Apabila seseorang tidak mampu untuk melaksanakan puasa nazar dalam waktu yang telah ditentukan, maka ia dapat mencicil puasa tersebut. Namun, cicilan puasa nazar harus dilaksanakan sebelum melakukan puasa sunnah atau puasa wajib lainnya. Selain itu, cicilan puasa nazar harus dilaksanakan secara berturut-turut hingga selesai. Dengan melaksanakan puasa nazar, seseorang dapat memperoleh keutamaan dan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Pos Terkait:  Langkah-Langkah Menulis Berita: Cara Mudah Menjadi Jurnalis Handal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close